THE SOAKED EFFECT ON THE SKID RESISTANCE DECRESSION CAUSED BY WEAR PROCESS ON AC-WC USING THE LIMESTONE AGGREGATE

Ashadi Putrawirawan

Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

INTISARI

Syarat  utama  lapis  perkerasan  jalan  adalah  aman,  nyaman,  dan ekonomis. Kekesatan permukaan perkerasan jalan dapat mempengaruhi  keselamatan dan kenyamanan  pengguna  jalan.  Untuk itulah dalam penelitian ini dibuat alat uji  keausan modifikasi yang merupakan simulasi dari keadaan yang nyata di  lapangan, akan tetapi belum bisa memprediksi dengan tepat nilai kekesatan sesuai dengan keadaan nyata di jalan raya. Lapis aus yang digunakan adalah lapis Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya nilai keausan lapis AC-WC dan besarnya nilai kekesatan permukaan perkerasan setelah digesek (polish) sebanyak 0, 500, 1000, 1500, 2000, dan 2500 putaran antara benda uji dengan agregat kasar batu kapur yang dilakukan perendaman selama 2x24 jam pada suhu 60°C dan tanpa dilakukan perendaman.

Penelitian ini dilakukan dengan cara membuat benda uji yang terdiri dari lima benda uji yang dilakukan perendaman selama 2x24 jam pada suhu 60°C dan lima benda uji tanpa dilakukan perendaman, sehingga total benda uji sebanyak sepuluh buah. Kemudian dilakukan pengujian keausan dengan alat uji keausan modifikasi dan menguji kekesatan dengan alat British Pendulum Tester (BPT) pada putaran 0, 500, 1000, 1500, 2000 dan 2500 rotasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai kekesatan, Benda uji tanpa perendaman nilai kekesatannya adalah 72,8; 64,0; 58,4; 54,2; 51,6 dan 49.6 sedangkan pada benda uji yang dilakukan perendaman selama 2 x 24 jam pada suhu 60°C nilai kekesatannya adalah 71,6; 65,2; 59,6; 53,6; 47,0 dan 43,6. Selisih nilai kekesatan antara kedua benda uji tidak terlalu besar, kemudian rotasi maksimum benda uji tanpa perendaman adalah  2741 rotasi sedangkan benda uji dengan dilakukan perendaman adalah 2372 rotasi.

 

Kata kunci: AC-WC, Batu Kapur, Keausan, Kekesatan, Alat Uji Keausan Modifikasi, Brtish Pendulum Tester (BPT)

 

ABSTRACT

The main requirements of the road pavement are safe, convenient, and economical. Pavement surface roughness can affect the safety and comfort of road users. For that reason, this study made roughness test that was modified to simulate the real situation on the ground, but can not predict the exact value of the roughness in accordance with the real situation on the road. Wearing course that used in this study is Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). The purpose of this study was to determine the amount of wear of AC-WC and the value of the pavement surface roughness after polished of 0, 500, 1000, 1500, 2000, and 2500 rounds of specimens with coarse aggregate limestone which is carried out with dipping for 2x24 hours at 60°C and carried out without soaking.

This research was conducted by a test object consisting of five specimens were made for 2x24 hours with soaking at 60 ° C and five specimens were carried out without soaking, so the total samples are ten. Then conduct the roughness test by using modification roughness test tool and test the skid resistance with the British Pendulum Tester (BPT) in round 0, 500, 1000, 1500, 2000 and 2500 rotation.

The results of this study indicate that there is a difference of skid resistance, without soaking the specimens was 72.8 skid resistance, 64.0, 58.4, 54.2, 51.6 and 49.6, while the samples are done with soaking for 2 x 24 hours at 60 ° C skid resistance values are 71.6, 65.2, 59.6, 53.6, 47.0 and 43.6. The difference between the skid resistances of the specimens is not too large, and then the maximum rotations of the specimens without immersion are 2741 rotations performed while the specimens with immersions are 2372 rotation.

Keywords: AC-WC, Limestone, Roughness, Skid resistance, Modification Roughness Test Tool, British Pendulum Tester (BPT)

 

REVIEW OF SECONDARY ROAD NETWORK AND FUNCTION ON THE REGIONAL SPATIAL PLAN SAMARINDA at 2014 - 2034

Immanuel Pala’langan

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

immanuel@gmail.com

Ibayasid

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Daru Purbaningtyas

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 


INTISARI

Jaringan jalan merupakan salah satu fasilitas penunjang bagi perkembangan suatu perkotaan. Permasalahan yang ada di Kota Samarinda terkait dengan jaringan jalan khususnya jaringan jalan sekunder yaitu apakah jaringan dan fungsi jalan sekunder yang ditetapkan pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)

Kota Samarinda Tahun 2014-2034 masih sesuai dengan fungsi perkotaan Samarinda saat ini dan apakah sudah sesuai dengan peraturan tentang jalan (UU No.38 Tahun 2004, PP No.34 Tahun 2006 dan Permen PU No.03/PRT/M/2012). Oleh karena itu penetapan jaringan dan fungsi jalan sekunder yang terdapat pada RTRW

Kota Samarinda Tahun 2014-2034 perlu dilakukan tinjauan ulang. Metode yang digunakan dalam tinjauan adalah Pedoman (Pd T-18-2004-B) tentang penentuan klasifikasi fungsi jalan di perkotaan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa terdapat beberapa ruas jalan sebagai jaringan dan fungsi jalan sekunder yang sudah tidak sesuai dengan fungsi perkotaan Samarinda saat ini dan tidak sesuai dengan peraturan tentang jalan.

Kata kunci: Jaringan jalan, jalan sekunder, rencana tata ruang wilayah

ABSTRACT

46

The road network is one of the facilities for the development of an urban area. The problems that exist in the city of Samarinda about the road network, especially the secondary road network, the problem is whether the secondary road network and the functions specified in the Regional Spatial Plan (RTRW) Samarinda Year 2014-2034 is still in accordance with the current Samarinda urban functions and whether it is appropriate to regulations on road (Law of the Republic of Indonesia Number 38 Year 2004 and Government Regulation Republic of Indonesia Number 34 Year 2006 and Minister Regulation Public Works Number 03/PRT/M/2012). Therefore, the determination of the secondary road network and the functions contained in RTRW Samarinda Year 2014-2034 need to do reviews. The method used in the review is Guidance (PdT-18-2004-B) on the determination of the classification of roads function in urban area. Results of the review indicate that there are several roads as a secondary road networks and functions that are not in accordance with the Samarinda's functions today and not in accordance with the rules of the road.

Keyword: Road network, secondary road, regional spatial plan

 

REVIEW OF PRIMARY ROAD NETWORK AND FUNCTION ON THE REGIONAL SPATIAL PLAN BALIKPAPAN at 2012 - 2032

Reza Fachrizal

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

Fachrizal.reza@gmail.com

Ibayasid

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

M. Salmani

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

salmaniical@gmail.com

 


INTISARI

38

Perkembangan kota yang cukup pesat setiap tahunnya, menyebabkan angka pertumbuhan volume kendaraan yang melintas juga ikut meningkat. Hal ini tentu berdampak pada infrastruktur berupa jalan. Berdasarkan kondisi ini, sistem jaringan dan fungsi jalan primer di Kota Balikpapan yang telah ditetapkan berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Balikpapan Tahun 2012 - 2032 perlu ditinjau ulang, apakah kondisinya masih sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 Tentang Jalan serta Peraturan Menteri PU Nomor 03/PRT/M/2012 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penetapan Fungsi dan Status Jalan.

Hasil penelitian menunjukan bahwa 2 ruas jalan direkomendasikan untuk ditambahkan sebagai jalan arteri dan kolektor primer. 3 ruas jalan berubah fungsinya dari arteri sekunder menjadi arteri primer. Hanya 11 % atau sebanyak 3 segmen jalan dari 28 segmen jalan arteri yang memenuhi persyaratan jalan masuk dibatasi dan untuk jalan kolektor tidak yang memenuhi persyaratan ini.

Kata kunci: Jaringan jalan, jalan primer, rencana tata ruang wilayah

ABSTRACT

Development of the city quite rapidly every year, causing in volume growth rate of passing vehicles also increased. This is certainly an impact on the infrastructure of roads. Based on this condition, the network system and the function of the primary roads in the city of Balikpapan which has been set by the Urban Land Use Plan (RTRW) Balikpapan Year 2012 - 2032 should be reviewed, whether the condition is still in accordance with the Law of the Republic of Indonesia Number 38 Year 2004 and Government Regulation Republic of Indonesia Number 34 Year 2006 on Roads and Public Works Minister Regulation No. 03 / PRT / M / 2012 Year 2012 on Guidelines for Determination Function and Status of the road.

The results showed that the 2 roads is recommended to be added as a primary arterial roads and collector. 3 road changed it’s function of secondary arterial become a primary artery. Only 11% or as much as 3 segments of 28 segments of the arterial road that meets the requirements of the driveway is restricted and for collector roads that do not meet these requirements.

Keyword: Road network, road primer, regional spatial plan

 

Page 1 of 93

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

INFO TERBITAN (ACAK)

Pengantar Redaksi MEDIA PERSPEKTIF VOL. 10 Nomor 1, JUNI 2010


Jurnal Teknologi
Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.
Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya Jurnal Media Perspektif Politeknik Negeri Samarinda Volume 10 nomor 1, Juni 2010 dapat diterbitkan. Media Perspektif Polnes memuat hasil-hasil penelitian bidang Teknologi dan karya ilmiah non penelitian yang bermutu. Media Perspektif diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu setiap bulan Juni dan bulan Desember.

Pengunjung Aktif

We have 23 guests and no members online

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.