Written by Nasikin Sani
TERBITAN JURNAL Category: VOL. 09 Nomor 2, AGUSTUS 2013
Published on 18 December 2013 Hits: 2145
Print

Etwin Fibrianie

(Jurusan Desain Politeknik Negeri Samarinda - This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. )

 

Abstrak

Masjid merupakan rumah ibadah umat muslim yang dapat di jumpai dimanapun di pejuru daerah. Dalam perjalanannya  pembangunan masjid terkadang tidak disertai perencanaan yang matang. Pembangunan masjid  yang inkremental (bertahap) sering memunculkan perubahan tata ruang dan sirkulasi secara tiba-tiba yang terkadang melalaikan aturai syar’i pada sebuah masjid terutama mengenai aturan hijab antara hijab antara pria dan hijab wanita terkesan kurang diperhatikan. Sehingga masjid dikatakan tidak ergonomi dalam penggunaannya.

Masjid Adinnur Rasyid Politeknik Negeri Samarinda merupakan salah satu masjid yang mengalami pengembangan dalam bangunannya. Namun dalam penggunaannya terdapat permasalahan pada sirkulasi jamaah pria dan wanita sehingga terkesan bahwa masjid kurang ergonomis.

Penelitian ini lebih menekankan pada aspek ergonomis sirkulasi dan hijab tempat wudhu antara jamaah pria dan wanita. Penelitian dilakukan dengan pengamatan langsung dan wawancara terhadap 50 orang jamaah wanita dan 50 orang jamaah pria. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa jamaah wanita mengalami ketidaknyamanan pada sirkulasi tempat berwudhu yang mengalami crossing dengan tempat wudhu pria, sehingga dibuat desain ulang (redesain) pada area berwudhu pria dan wanita.

Kata Kunci : Ergonomis, tempat wudhu, sirkulasi masjid, hijab.

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.