Written by Nasikin Sani
TERBITAN JURNAL Category: VOL. 09 Nomor 2, AGUSTUS 2013
Published on 18 December 2013 Hits: 1556
Print

Sudarlan

(Staf Pengajar Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda)

 

Abstrak

Fenomena kemiskinan tidak hanya terdapat pada negara berkembang saja, tetapi juga terdapat negara maju.  Di Indonesia, kemiskinan dikelompokkan menjadi tiga ukuran yaitu jumlah penduduk miskin (poverty headcount), jurang kemiskinan (poverty gap) dan kedalaman atau keparahan kemiskinan (poverty severity).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pengaruh sektor pertambangan terhadap kemisinan di Indonesia dengan data panel yang terdiri dari 33 propinsi di Indonesia.

Meskipun share sektor pertambangan tidak berpengaruhi secara signifikan terhadap pengentasan kemiskinan di Indonesia namun mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi yang diharapkan dapat berperan dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Faktor yang paling berperan dalam mempengaruhi kemiskinan di Indonesia adalah tingkat inflasi yang secara statistik sangat signifikan, sedang ketimpangan pendapatan, pertumbuhan, pengeluaran pemerintah, pendidikan dan kesesahatan secara statistik tidak signifikan dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Yang sangat penting untuk diwaspadai dan selesaikan adalah beberapa dampak negatif akibat pertambangan yaitu kerusakan lingkungan alam, air dan udara yang dapat menimbulkan beberapa penyakit saluran pernapasan atas (ISPA), banjir dan kerusakan hutan dan lahan pertanian.

Kata kunci : Sektor pertambangan, Kemiskinan,  Pertumbuhan, Ketimpangan Pendapatan dan Indonesia

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.