Written by Nasikin Sani
Jurnal Inersia Category: VOL. 08 Nomor 2, September 2016
Published on 27 December 2016 Hits: 572
Print


INTISARI

Salah satu aspek penting dari segi kekuatan konstruksi kayu terdapat pada lokasi sambungannya, yang mana titik-titik tersebut berpotensi gagal secara konstruksi karena merupakan titik terlemah konstruksi, oleh karena itu perlu diperhitungkan dengan teliti dan cermat serta pemilihan jenis alat sambung yang sesuai. Pada dasarnya secara teoritis, alat sambung kayu yang paling efisen adalah jenis alat sambung perekat, namun sambungan perekatan sulit diaplikasikan dalam konstruksi karena secara teknis sulit untuk memberikan tekanan pada garis perekatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kekuatan sambungan tiga jenis kayu olahan (Kempas, Keruing, dan Meranti) dengan sambungan perekat Epoxy dan baut. Peralatan terdiri dari mesin bor kayu; alat pengencang baut, universal testing machine. Kayu diolah menjadi balok-balok ukuran 30 x 120 mm panjang 400 mm, dan 60 x 120 mm panjang 400 mm, benda uji disusun sejajar serat, luas bidang geser sambungan dibuat 120 x 210 mm2, jarak antar baut dibuat setiap 70 mm, baut dipasang masing-masing benda uji sebanyak empat buah baut. Benda uji dibuat masing-masing tiga ulangan, terdiri dari  3 ulangan benda uji x 3 jenis kayu x 2 model sambungan (baut, dan kombinasi baut-perekat). Untuk sambungan kombinasi dilakukan dengan cara pelaburan perekat terlebih dahulu, kemudian dipasang baut  yang sudah dipasang ring pada kedua sisi luarnya, serta dikencangkan dengan alat pengencang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan-geser sambungan sangat tergantung dari jenis kayu, kayu Meranti dan kayu Keruing memperlihatkan kinerja perekatan yang baik sehingga cocok untuk sambungan kombinasi baut-lem.

Kata kunci:Sambungan kombinasi,  baut, perekat Epoxy

ABSTRACT

 

1

46

One important aspect of the strength of the wood construction is joint locations, which locations is the weakest point of construction that have the potential to fail , therefore, need to be considered carefully, and the equipment selectionaccordingly. Basically, the most efisen wood joint connection is glue, but the connection gluing difficult to apply in construction because it is technically difficult to put pressure on the line gluing. This study aimed to test the strength of the connection of three types of wood (Kempas, Keruing, and Meranti) with Epoxy glue and bolt connection. The equipment consists of wood drilling machine; bolt fixings, universal testing machine. Wood is processed into blocks of size 30 x 120 mm length 400 mm, and 60 x 120 mm length 400 mm, test objects are arranged parallel to the fiber, wide field of sliding connections are made of 120 x 210 mm2, the distance between the bolt is madeevery 70 mm, bolt mounted each specimen as many as four bolts. The test object is made of each of three replications, consisting of 3 x 3 replications specimen timber type x 2 model of connection (bolt, and the combination of bolt-adhesive). For connections done by a combination of glue resurfacing first, then install the bolts have been installed ring on outer both sides, and fastened with fixings. The test results showed that the compressive strength of shear connection depends on the type of wood, for Keruing and Meranti wood showed good connection performance making it suitable for connection bolt-glue combination.

Keywords : Connection combinations, bolts, Epoxy adhesive

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.