Written by Nasikin Sani
TERBITAN JURNAL Category: VOL. 10 Nomor 2, DESEMBER 2010
Published on 07 March 2012 Hits: 3410
Print

Fajar

(Staf  Pengajar Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Ujung Pandang)

Abstrak

Ketergantungan terhadap penggunaan bahan bakar minyak yang berasal dari fosil menunjukkan peningkatan, hal ini tidak di imbangi dengan jumlah cadangan minyak fosil yang kian tahun kian menurun serta harga minyak mentah yang melambung tinggi. Di lain hal perkembangan kemajuan teknologi di bidang sumber daya alam mengalami peningkatan, salah satunya biodiesel sebagai pengganti minyak solar yang di produksi dari minyak nabati dengan proses esterifikasi. Minyak nabati yang digunakan dalam penelitian ini adalah minyak dari biji kepayang (Pangium Edule REINW). Penelitian ini dilakukan  dengan  cara  memisahkan  padatan  dan  minyak  dengan  pengepresan kemudian minyak direaksikan bersama metanol dan katalis KOH dengan perbandingan mol metanol minyak 1:6. Suhu, konsentrasi katalis dan waktu reaksi di variasikan untuk mencapai kondisi terbaik dalam penelitian ini. Setelah dilakukan penelitian diperoleh kondisi terbaik. Pada penggunaan katalis 1% diperoleh yield produk sebesar 79,83%, pada suhu 60°C diperoleh yield produk sebesar 84,52% dan waktu reaksi selama 90 menit diperoleh yield produk sebesar 84,11%. Produk tersebut dianalisis berdasarkan ASTM D 6751 yaitu meliputi viskositas, flash point dan angka asam. Pada analisa angka asam hasil yang diperoleh tidak memenuhi standar ASTM D 6751. Sedangkan penentuan densitas dilakukan berdasarkan standarisasi SNI 04-7182-2006.

Kata kunci : biodiesel, esterifikasi, minyak kepayang

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.