Written by Nasikin Sani
TERBITAN JURNAL Category: VOL. 10 Nomor 2, DESEMBER 2010
Published on 07 March 2012 Hits: 5107
Print

Marinda Rahim1),  Indriyani Octania S.2)

1)Staf Pengajar Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda

2)Mahasiswa D III Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Samarinda Angkatan 2005

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Abstrak

Pemanfaatan batu bara peringkat rendah (lignit) saat ini belum maksimal, dikarenakan nilai kalornya rendah, dan kadar abu serta sulfurnya tinggi. Diperlukan pengolahan lebih lanjut agar batu bara peringkat rendah ini memiliki nilai guna lebih tinggi. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah mengolah bahan ini menjadi karbon aktif. Pemilihan batu bara lignit untuk dijadikan karbon aktif dalam penelitian ini adalah karena cadangan bahan tersebut sangat melimpah di KalimantTimur, disisi lain kegunaan karbon aktif cukup luas dan memegang peranan penting terutama digunakan dalam proses-proses pemurnian. Dalam penelitian ini telah  diperoleh temperatur aktivasi fisika dan konsentrasi NaOH pada aktivasi kimia, dalam pembuatan karbon aktif dari batu bara lignit. Bahan baku berukuran 10 mesh, yang berasal dari PT KPUC Separi Tenggarong,  diaktivasi secara fisika selama 2  jam  dengan cara dipanaskan pada variasi  temperatur  500oC,  600oC,  700oC,  800oC  dan   900oC, kemudian  diaktivasi secara  kimia  melalui  proses  perendaman  menggunakan  aktivator  NaOH  dengan konsentrasi 1% berat selama 2 jam. Perlakuan ini memberikan hasil proses aktivasi fisika terbaik pada temperatur 800oC dengan karateristik karbon aktif sebagai berikut : kadar air  9,13%, kadar abu 20,1%, bagian yang hilang  pada pemanasan 950oC 3,82%, dan daya jerap iod 14,78%. Pengolahan dilanjutkan dengan melakukan aktivasi kimia pada variasi konsentrasi NaOH 3% dan 5% berat guna meningkatkan daya jerap  iod,  sedangkan  aktivasi  fisika  dilakukan  pada  temperatur  800oC.  Proses  ini memberikan hasil terbaik pada konsentrasi NaOH 5% dengan nilai kadar air  8,05%, kadar abu 16,70%, bagian yang hilang pada pemanasan 950oC 9,92% dan daya jerap iod 24,88%. Rendemen dasar kering rata-rata yang dihasilkan pada penelitian ini adalah 15,24%

Kata Kunci : aktivator NaOH, batu bara peringkat rendah, karbon aktif.

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.