Written by Mekanik
TERBITAN JURNAL Category: Vol.2-No.2-Juli 2009
Published on 15 December 2016 Hits: 1390
Print

VISUALISASI SEMPROTAN  BIODIESEL MENUMBUK RUANG BAKAR DENGAN TYPE PISTON M-SYSTEM

PADA RUANG BAKAR BERTEKANAN

 

Alimuddin, Staf pengajar Jurusan Teknik Mesin

Politeknik Negeri Samarinda

Abstrak

Pada eksperimen-eksperimen yang dilakukan dengan menggunakan biodiesel, adalah sangat penting untuk mengetahui fenomena semprotan pada ruang bakar dengan type piston M-System. Dengan membuat model ruang bakar yang transparan agar pola semprotan dapat diamati, pola semprotan bahan bakar biodiesel akan dipengaruhi oleh sifat-sifat biodiesel, tekanan injeksi, tekanan chamber, injektor, dan pencahayaan agar dalam pengambilan gambar bisa lebih baik. Dalam penelitian ini yang divariasikan adalah jarak injeksi ( 76.08 mm, 79.55 mm, 83.01 mm), tekanan injeksi (150 bar, 175 bar dan 200 bar ) terhadap tekanan chamber (6 bar). Biodiesel yang digunakan adalah Biodiesel Jarak, Biodiesel Kelapa dan Biodiesel Minyak Goreng Bekas.

Naber dan Parrel  menyatakan bahwa apabila nilai Weber Number ( We) > 130, Mundo et al: menyatakan bahwa apabila nilai Sommerfeld Number ( K = 57.7 )  maka semprotan menumbuk dinding ruang bakar akan berada pada regimes splash. Dengan besaran tersebut diharapkan bahwa fenomena semprotan biodiesel yang digunakan dapat memberikan besaran-besaran gejala terjadinya regimes tumbukan pada ruang bakar dengan type piston M-System. Hal ini sulit karena keterbatasan material yang tahan tekanan yang lebih besar.

Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan pola semprotan Biodiesel Jarak, Biodiesel Kelapa dan Biodiesel Minyak Goreng Bekas yang menumbuk dinding ruang bakar dengan tipe piston M-System dengan tekanan chamber 6 bar gauge. Penelitian ini dilakukan dengan cara piston tidak bergerak, injektor yang bergerak dengan jarak injeksi, setelah dirangkai kemudian test tekan dan kalau tidak ada kebocoran baru dilakukan injeksi bersamaan dengan pengambilan gambar.

Hasil eksperimen dan visualisasi menunjukkan bahwa pada jarak  (L) = 76.08 dan (L) = 79.55 dengan tekanan injeksi ( Pi ) = 200 (bar) dan ( Pi ) = 175 ternyata ada gejala terjadinya splash dimana lepasnya droplet dari kumpulan spread sementara pada jarak injeksi (L) = 83.01 (mm) dengan variasi tekanan injeksi tidak terjadi gejala splash.

Kata Kunci: biodiesel, tekanan injeksi, tekanan ruang bakar, pola semprotan

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.