MafazahNoviana1

1StafPengajarJurusanDesain, ProdiArsitektur,PoliteknikNegeriSamarinda

Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

ZakiahHidayati2

2StafPengajarJurusanDesain, ProdiArsitektur,PoliteknikNegeriSamarinda

Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Abstrak

Menciptakan lingkungan termal yang nyaman bagi manusia yang berada di dalamnya merupakan hal yang penting, karena dapat mempengaruhi sikap dan kinerja dari individu bahkan keselaman individu tersebut. Oleh karena itu studi terhadap kenyamanan termal dengan objek ruang perkuliahan dan penggunanya ini sangat penting dilakukan, untuk mengetahui tingkat kenyamanan sebagian besar pengguna dalam hal ini mahasiswa yang berada dalam ruangan, sehingga dapat diperoleh rekomendasi perbaikan ruang perkuliahan yang nyaman dalam mendukung proses belajar yang lebih baik.Program Studi Arsitektur merupakan salah satu program studi yang ada di Jurusan Desain Politeknik Negeri Samarinda. Sejak tahun 2014 Program Studi Arsitektur telah melaksanakan kegiatan belajar mengajar di gedung sendiri, yang terdiri dari 3 lantai. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah metode penelitian deskriptif baik kualitatif maupun kuantitatif. Metode kualitatif yaitu metode penelitian yang berusaha menggambarkan objek sesuai dengan kenyataan melalui pengamatan (observasi). Metode kuantitatif yang digunakan berupa pendekatan dengan menggunakan alat ukur dan mengolah hasil pengukuran tersebut ke dalam grafik untuk mengetahui kenyamanan termal ruang. Lokasi penelitian yaitu 6 ruang perkuliahan di Gedung Arsitektur POLNES.Hasil yang diperolehmenunjukkanbahwakondisitermal di beberaparuangkuliahbelummemenuhistandarkenyamanansehinggaperludilakukanupayapengkondisianudara.

Kata kunci: kenyamana, termal, ruang

 

Etwin Fibrianie Soeprapto

Staf Pengajar Jurusan Desain, Program Studi Desain Produk

Politeknik Negeri Samarinda

Email: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Abstrak

Desaintasperlengkapaninstrukturjilbabuntukkomunitas hijab modern (Yuliana Sary, 2015) dengankonsep modern yang mengutamakanfungsi,nilaiestetikadanmeningkatkanhargajual. Jadi, desaintasinidibuatsesuaikonsep yang mampumengakomodasisemuakeperluanperlengkapan yang tentunyaaman, nyamandigunakandanmudahdibawaolehinstrukturjilbabsaatinstrukturmemulaikegiatanbersamakomunitas hijab modern. Namun pada penggunaannya, tas perlengkapan instruktur jilbab tersebut masih terdapat kekurangan yakni pada keergonomisan pada saat membawa tas. Melalui analisis ergonomi terhadap tas, maka direkomendasikan suatu redesain tas untuk meminimalisir nyeri ketika membawa tas. Redesain tas meliputi penambahan pegangan tarikan tas dengan dimensi tinggi 60 cm dan lebar 8 cm, dan kaki tas setinggi 3 cm.

Kata kunci : redesain, tas instruktur jilbab, ergonomi

 

DESIGN OF RECHARGE WELL AS ONE OF FLOOD CONTROL ALTERNATIVE AT GERILYA STREET SAMARINDA CITY KALIMANTAN TIMUR

Frina Audita Oktavia Asmawati

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

SSN. Banjarsanti

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Daru Purbaningtyas

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

INTISARI

Penerapan sistem drainase yang selama ini diterapkan (konvensional), yaitu sistem kawasan dari genangan yang langsung dialirkan ke sungai dinilai kurang tepat. Hal ini dikarenakan sungai akan menerima beban air yang cukup besar dari berbagai arah aliran drainase sehingga kurangnya kesempatan air untuk meresap ke dalam tanah. Oleh karena itu, diperlukan adanya penanganan baru yang berupa konsep yang berkaitan dengan usaha konservasi sumber daya air, dengan prinsip mengendalikan air hujan supaya masuk dan meresap kedalam tanah. Jalan Gerilya dipilih sebagai wilayah studi untuk melakukan penanganan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut, dikarenakan permasalahan sistem drainase.  Perencanaan Sumur Resapan Sebagai salah satu alternatif pengendali banjir jalan gerilya bertujuan untuk pengendali banjir, menyimpan air pada saat musim kemarau, juga menerapkan ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam analisis drainase adalah Metode Hidrograf Sintetis Nakayasu, sedangkan untuk perancangan jumlah sumur resapan menggunakan SNI 03-2453-2002. Berdasarkan hasil pendimensian sumur resapan diketahui bahwa mampu meresapkan debit air yang berlebihan masuk ke dalam sumur resapan sehingga debit banjir yang telah ada menjadi berkurang. Hal ini ditandakan bahwa sumur resapan dinilai efektif sebagai salah satu alternatif lain untuk mengurangi limpasan debit air yang berlebihan di Jalan Gerilya.

Kata kunci: sumur resapan, akuifer, konservasi air tanah, drainase

ABSTRACT

 

43

Application of drainage system that has been applied (conventional), the system of the area of ​​inundation directly channeled into the river was considered inappropriate. This is because the river would receive a big load of water from different directions causes a drainage flow of water to infiltrate into the ground be poor. Therefore, it is necessary to have a new treatment as a concept associated with conservation of water resources, the principle of controlling rainwater that enter and seep into the ground. Gerilya street has been selected as the study area for handling the floods that occurred in the region, due to problems of drainage systems. Recharge Wells Planning As one alternative to the flood control at Gerilya street aims to control floods, store water during the dry season, and also implementing environmentally friendly. The method used in the analysis of drainage is Nakayasu Synthetic hydrograph method, while for the design of the amount of recharge wells using SNI 03-2453-2002. Based on the results of recharge well dimension design known that are able to absorb excess water flow into the wells so that existing flood discharge is reduced. It signified that the absorption wells is considered effective as one alternative to reduce runoff discharge excessive water on Gerilya street.

Keyword: recharge well, aquifer, groundwater conservation, drainase

 

Page 7 of 88

<< Start < Prev 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Next > End >>

INFO TERBITAN (ACAK)

Pengantar Redaksi MEDIA PERSPEKTIF VOL. 11 Nomor 1, JUNI 2011

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas Rahmat dan Karunia-Nya Jurnal Media Perspektif Politeknik  Negeri  Samarinda  Volume  11  nomor  1,  Juni  2011  dapat  diterbitkan.  Media Perspektif Polnes memuat hasil-hasil penelitian bidang Teknologi dan Karya Ilmiah non penelitian yang bermutu. Media Perspektif diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu setiap bulan Juni dan bulan Desember.

Pengunjung Aktif

We have 15 guests and no members online

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.