EVALUATION OF THE "BLACKSPOT" LOCATION AND THE RISK LEVEL OCCURRENCE OF THE ACCIDENT ON THE ARTERIAL ROAD DAAN MOGOT STREET WEST JAKARTA

Wheryn Tandi

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Kristen Krida Wacana

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Hendry

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Kristen Krida Wacana

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Mulatua Hasiholan Hutagalung

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Universitas Kristen Krida Wacana

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 


24

INTISARI

Jalan daan mogot jakarta (KM 1 sampai KM 11) merupakan ruas jalan dengan angka kecelakaan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisa karakteristik Blackspot serta memperhitungkan nilai Resiko terjadinya kecelakaan kemudian mencari korelasi antara nilai resiko dengan nilai EAN. Penelitian dimulai dengan menganalisa data sekunder untuk menentukan lokasi Blackspot, kemudian data primer yang didapat dari hasil pengukuran secara langsung terhadap desain-desain jalan dan fasilitas pelengkap jalan untuk kemudian di cari nilai penyimpangan terhadap standar keselamatan yang akan menghasilkan nilai “peluang” terjadinya kecelakaan,  nilai “dampak” dan nilai “resiko” terjadinya kecelakaan di setiap zona yang telah di tentukan. Berdasarkan pengolahan data sekunder yang di dapat dari korlantas polri terdapat 10 zona Blackspot pada jalan daan mogot. karakteristik kecelakaan pada sepanjang jalan daan mogot di dominasi oleh kelalaian pengendara, teserempet  saat ingin mendahului, pindah lajur, kecepatan pengendara, menabrak pejalan kaki dan kecelakaan saat berbelok/memutar arah. Tingginya nilai resiko di pengaruhi sebagian besar oleh kurang nya rambu lalu lintas, marka jalan, penerangan jalan dan fasilitas jembatan penyebrangan orang. Pada studi kasus jl. Daan mogot nilai resiko tertinggi berada di zona 5 yaitu 108.375 untuk arah jakarta-Tangerang dan 102,125 untuk arah Tangerang-Jakarta. Hasil pengujian hubungan antara nilai EAN dan nilai resiko mendapatkan nilai 0,82 yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat antara EAN dan Resiko terjadinya kecelakaan pada studi kasus jalan daan mogot pada lokasi Blackspot.

Kata kunci: Keselamatan Jalan, evaluasi Blackspot, resiko kecelakaan

ABSTRACT

The road of Daan Mogot Jakarta(KM 1 to KM 11) is a roads with high accident rate.The purpose of this study was to analyze the characteristics of Blackspot and calculate the value of risk of an accident then looked for correlations between the value of the risk to the value of EAN. The study began by analyzing secondary data to determine the location of Blackspot, then the primary data obtained from the measurement results directly against the designs of roads and facilities complement the road. Then find the value deviation against safety standards that will result in the value of the "opportunities" of the accident, "impact value" and the value of the "risk" of the accident in any zone that has been specified. Based on the processing of secondary data obtained from traffic police there are 10 zone Blackspot on the daan mogot road. The characteristics of accident on daan mogot road dominated by omission of the rider, collision when overtaking, moving out of traffic lane,driving with high speed, hit a pedestrian and accidents when turning / rotating direction. The high value of risk is influenced largely by lack of traffic signs, road markings, road lighting and overpass facility. In the case study of Daan mogot, highest risk value is in zone 5 that is 108.375 for Jakarta-Tangerang direction and 102.125 for Tangerang-Jakarta directions. The correlation between EAN and the risk value is 0.82 which means there is a very strong correlation between EAN and the risk of accident.

Keyword: Road Safety, blackspot Evaluation, accident risk
 

DESIGN OF ANCHORAGE SHEET PILE IN THE OUTSKIRT OF MAHAKAM RIVER AT KH. MAS MANSYUR LOA BAKUNG SAMARINDA

Nurul Lailis Sa’adah

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

lailis@gmail.com

Kukuh Prihatin

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

Kukuh_prihatin@yahoo.com

Priyo Suroso

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

Priyo.suroso@ymail.com

 


INTISARI

Pekerjaan pembangunan turap merupakan salah satu kegiatan untuk menangani kelongsoran yang terjadi pada ruas Jl. KH. Mas Mansyur Loa Bakung Samarinda.Tipe longsoran yang terjadi yaitu translasi dan rotasi karena dipengaruhi oleh medan jalan yang  sedikit menanjak dan berada di pinggiran Sungai Mahakam. Longsoran tersebut mengakibatkan terjadinya penurunan badan jalankarenagerusan air di bawahnyadan beban lalu lintas yang melebihi kelas jalan. Sheet pile yang digunakan yaitu sheet pile baja dengan metode turap berjangkar ujung bebas, dimana kondisi tanah yang bekerja menggunakan teori Rankine. Dari hasil pengujian  sondir dan boring diketahui kedalaman tanah keras 11 m dan jenis tanahnya yaitu tanah kohesif (lempung). Dari hasil perhitungan diperoleh panjang turap 8 m dengan penanamanjangkar diambil 1 m di bawah permukaan tanah. Jangkar yang digunakan jangkar baja (tie rod) Ø1,15” dengan tiang pancang baja diameter 35,56 cm dipasang tiap jarak 1,6 m. Untuk dimensi gording H-Beam 200.200.8.12 mm dan stabilitas lereng menggunakan program XSTABLE (metode Bishop) diperoleh angka aman 1,536. Biaya yang diperlukan sebesar Rp. 4.292.224.000(berdasarkan harga tahun 2014).

Kata kunci: Turap berjangkar, turap baja, tanah kohesif, stabilitas turap, XSTABLE

ABSTRACT

14

The sheet pile construction is one of the activities to handle the landslide that occurred in the segment of JL. KH. Mas Mansyur, Loa Bakung, Samarinda. The type of landslide that occurred are Translation and Rotation type because it was influenced by the slightly uphill road terrain and located on the outskirts of theMahakam River. The landslide causing collapse of the decline of the road because water scouring underneath and traffic loads that exceed the road. The used sheet pile are steel pile with the free end anchored sheet pile method, which is soil condition are worked using Rankine theory. Based on the result of Sondir test and Soil Penetration Test (SPT), the depth of hard soil is 11 m and the type is cohesive soil (clay). From the calculation results of the sheet pile, 8 meters in length are obtained with planting the anchor taken 1 meter below the ground level. The type of the used anchor are steel anchor(tie rod) Ø1,15 with a steel pile 35.56 cmin diameter that installed in every 1,6 m distance. For the dimension of H-Beam 200.200.8.12 and the stability of a slope using XSTABLE program (Bishop method) obtained 1,536 as its safety factor. Cost required Rp. 4.292224 billion (Based on 2014 prices).

Keyword: Anchorage sheet pile, steel sheet pile, cohesif soil, XSTABLE

 

THE PLANNING OF SUSTAINABLE CONCRETE COMPRESSIVE STRENGTH USING LOCAL AGGREGATE LEBAK CILONG AND ABU RICE HUSK

Shelly Puspita Ayu Wardhani

Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

Shelly.puspita@gmail.com

Sujiati Jepriyani

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tommy Ekamitra Sutarto

Staff Pengajar, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Samarinda

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 


INTISARI

Penggunaan agregat kasar Palu di Kalimantan Timur khususnya di Samarinda sudah sering terlambat penerimaannya oleh karena itu peneliti menggati agregat kasar dengan mengunakan material yang berasal dari Desa Lebak Cilong, Kecamatan Muara wis Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur , kemudian penggantian sebagian semen menggunakan abu sekam padi karena material tersebut sering dianggap limbah dari penggilingan padi. Sekam padi di Indonesia yang dihasilkan selama ini melimpah, sayangnya material tersebut umumnya hanya digunakan untuk bahan bakar pembakaran batu bata merah.

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi campuran beton acuan dengan kuat tekan  fc’ 30 MPa menggunakan agregat kasar Palu, agregat halus Palu, dan semen sebagai bahan pengikat, membandingkan kuat tekan beton menggunakan agregat kasar  Palu dan agregat kasar Lebak Cilong pada komposisi yang sama, jika kuat tekan agregat kasar Lebak Cilong tidak tercapai maka merubah komposisi agregat kasar Lebak Cilong hingga mendapatkan kuat tekan  mencapai fc’ ≥ 30 MPa, menambahkan abu sekam padi pada campuran beton untuk mengetahui persentase optimal abu sekam padi sebagai pengganti sebagian semen terhadap kuat tekan beton.penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bahan Jurusan Teknik Sipil dengan bahan agregat kasar Palu, agregat kasar Lebak Cilong dan Abu Sekam Padi dengan pengujian sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

7

Hasil uji menunjukkan bahwa beton dengan komposisi agregat kasar Palu mendapatkan kuat tekan fc’ 47,16 MPa, penggantian agregat kasar Palu dengan agregat kasar Lebak Cilong tidak dapat menghasilkan mutu beton fc’ 30 MPa namun dengan mengganti komposisi pada agregat kasar Lebak Cilong dapat mencapai mutu beton fc’ 30,35 MPa, penambahan abu sekam padi 5% - 25% tidak dapat meningkatkan kuat tekan beton, kuat tekan beton tertinggi terjadi pada persentase abu sekam 5% dan hanya mendapatkan kuat tekan fc’ 28,66 MPa sedangkan beton normal tanpa abu sekam padi kuat tekan yang diperoleh fc’ 30,35 MPa.

Kata kunci: Agregat Kasar Lebak Cilong, Abu Sekam Padi, Kuat Tekan Beton

ABSTRACT

The use of coarse aggregate Palu in East Kalimantan , especially in Samarinda has often late acceptance therefore researchers menggati coarse aggregate by using material from the village of Lebak Cilong , Muara wis Kutai regency in East Kalimantan , and replacement Part of cement using rice husk ash as material the often considered waste from rice mills . Rice husk in Indonesia produced during this abundant , unfortunately, the material is generally only used for fuel burning red bricks which are then discarded in vain.

This study aims is to determine the composition of the concrete mix reference compressive strength fc '30 MPa using coarse aggregate Palu, fine aggregate Palu, and cement as a binder, to compare the strength of concrete using coarse aggregate Palu and coarse aggregate Lebak Cilong the same composition, if compressive strength of coarse aggregate Lebak Cilong not reached then change the composition of coarse aggregate Lebak Cilong to get compressive strength reached fc '≥ 30 MPa, add the rice husk ash in the concrete mix to determine the optimal percentage of rice husk ash as a partial replacement of compressive strength of cement .  This research is done in the Department of Civil Engineering materials Laboratory with coarse granular aggregate Palu, coarse aggregate Lebak Cilong and Rice Husk with the test according to the Indonesian National Standard (SNI).

The test results showed that the composition of coarse aggregate concrete with compressive strength fc Palu get fc’ 47.16 MPa, the replacement of coarse aggregate coarse aggregate Palu Lebak Cilong can not produce the quality of concrete fc' 30 MPa but by changing the composition of the coarse aggregate Lebak Cilong can achieve quality concrete fc '30.35 MPa, the addition of rice husk ash 5% - 25% can not improve the strength of concrete, the concrete compressive strength is highest in the percentage of rice husk ash 5% and only get a compressive strength fc' 28.66 MPa whereas normal concrete without rice husk ash obtained compressive strength fc '30.35 MPa.

Keyword: Agregat Course Lebak Cilong, Abu Rice Husk, Concrete Compressive Strength

 

Page 2 of 93

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

INFO TERBITAN (ACAK)

Pengantar Redaksi MEDIA PERSPEKTIF VOL. 11 Nomor 1, DESEMBER 2011

Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya Jurnal Media Perspektif Politeknik Negeri Samarinda Volume 11 nomor 2, Desember 2011 dapat diterbitkan. Media Perspektif Polnes memuat hasil-hasil penelitian bidang Teknologi dan karya ilmiah non penelitian yang bermutu. Media Perspektif diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu setiap bulan Juni dan bulan Desember.

Pengunjung Aktif

We have 63 guests and no members online

| + - | RTL - LTR
KARYA ILMIAH administered by : SISTEM INFORMASI POLNES.